Daerah
8 Kecamatan di Nunukan Terendam Banjir Kiriman dari Malaysia
Nunukan - Bencana banjir melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. Sedikitnya ada delapan kecamatan terendam banjir yang dipicu oleh curah hujan tinggi dan luapan air, disebut kiriman dari hulu sungai wilayah Malaysia. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nunukan, Asmar, mengonfirmasi bahwa banjir telah berlangsung sejak Selasa (24/2/2026) lalu. Air bergerak dari wilayah hulu di perbatasan hingga ke Kawasan hilir. "Untuk saat ini ada lima kecamatan (di wilayah Kabudaya) yang tergenang, yaitu Lumbis Hulu, Lumbis Pansiangan, Lumbis (Mansalong), Sembakung Atulai, dan Sembakung. Selain itu, ada tiga kecamatan juga di wilayah Krayan," ujar Asmar kepada detikKalimantan, Sabtu (28/2/2026).
Asmar menjelaskan, ketinggian air di wilayah hulu sangat ekstrem. Di kawasan Sungai Lumbis, luapan air bahkan menyentuh angka lebih dari 10 meter. "Di Lumbis itu tingginya sampai posisi 10 meter 40 sentimeter, makanya dia meluap. Sementara pelan-pelan air turun ke Sembakung yang saat ini sudah mencapai 4 meter 50 sentimeter, dari yang normalnya 3 meter," jelasnya.
Sulitnya Evakuasi Pasien Stroke di Pelosok Nunukan, Butuh Waktu 2 Hari ke RS
Banjir kali ini sempat membuat warga di daerah Mansalong heran, lantaran air tiba-tiba naik meski tidak turun hujan deras. Asmar membenarkan bahwa hal tersebut merupakan dampak dari banjir kiriman. "Betul, memang sambungan hulu kita itu ada di Malaysia. Di dekat Pos Lintas Batas Negara (PLBN), ada Lumbis Hulu dan Lumbis Pansiangan. Jadi kita dapat kiriman banjir dari Malaysia, hilirnya ada di wilayah kita," ungkap Asmar.
Meski air sempat surut pada 26 Februari, genangan kembali meninggi karena hujan yang kembali mengguyur kawasan hulu. Berdasarkan prediksi BMKG, cuaca ekstrem ini diperkirakan masih bisa terjadi hingga akhir Februari atau awal Maret. "Merespons situasi ini, Pemkab Nunukan bersiap menaikkan status kebencanaan. Hasil rapat dengan Sekretaris Daerah Sekda, wilayah Kabudaya (Lumbis hingga Sembakung) akan ditetapkan berstatus Tanggap Darurat Bencana, sementara wilayah Krayan berstatus Siaga Darurat," bebernya.
BPBD Nunukan telah menerjunkan tim sejak hari pertama untuk mendirikan Posko Darurat bersama unsur TNI-Polri dan instansi terkait. Proses evakuasi warga juga sudah mulai dilakukan, salah satunya di kawasan Mansalong. "Di samping ancaman air bah, kami juga mengeluarkan peringatan keras kepada warga terkait ancaman satwa buas, khususnya buaya, yang kerap muncul saat banjir. Papan peringatan pun telah dipasang di titik-titik rawan dengan mengeluarkan instruksi ke masyarakat untuk tidak bermain-main dengan air genangan karena khawatir ada hewan buas. Prioritas paling pertama adalah menyelamatkan diri, baru kemudian harta benda," pungkas Asmar.
Pemkab Malinau Melaksanakan Safari Ramadhan 1447 H di Masjid Nurul Iman
Malinau,-Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Malinau melaksanakan kegiatan safari ramadhan 1447 H/ 2026 M di Masjid Nurul Iman, Desa Tanjung Lapang, Kecamatan Malinau Barat pada, Juma’at (27/02/26).
Kegiatan Safari Ramadhan tersebut di hadiri oleh Bupati Malinau, Wempi W Mawa, Forum SKPD, para Asisten dan seluruh kepala OPD serta pejabat Eselon III dan IV yang muslim maupun non muslim turut hadir dalam safari ramdhan di Masjid Nurul Iman yang ke- 6 kali.
Untuk diketahui, masih ada 9 kali atau 9 masjid dan terakhir atau penutup safari ramadhan di kediaman rumah jabatan Wakil Bupati Malinau.
Dalam sambutannya, Bupati Wempi menyampaikan rasa syukur karena dapat kembali bersilaturahmi dengan masyarakat Desa Tanjung Lapang.
Ia menyebutkan, kegiatan safari Ramadhan merupakan tradisi tahunan pemerintah daerah, bukan hanya untuk mempererat silaturahmi, tetapi juga menjadi ajang melihat secara langsung kondisi umat dan mendengar aspirasi masyarakat.
Terkait harapan pengurus masjid untuk melengkapi kebutuhan interior, Bupati meminta agar segera disampaikan dalam bentuk proposal resmi. Pemerintah daerah, menurutnya, akan menyesuaikan bantuan dengan kemampuan APBD yang tersedia.
“Kita percaya rumah ibadah adalah tempat membentuk umat. Karena itu, apa yang menjadi kebutuhan dan harapan jemaat silakan disampaikan melalui proposal, nanti akan kita sesuaikan dengan kemampuan daerah,” jelasnya.
Bupati juga menekankan bahwa Safari Ramadhan menjadi wujud semangat gotong royong antara pemerintah dan masyarakat.
Ia mengapresiasi seluruh warga yang telah bersama- sama mempersiapkan kegiatan tersebut, tanpa memandang latar belakang.
Menurutnya, ibadah puasa tidak hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menjadi momentum meningkatkan keimanan dan kepedulian sosial, termasuk merasakan kondisi masyarakat yang secara ekonomi kurang mampu.
“Puasa adalah proses mendekatkan diri kepada Tuhan. Dengan meningkatnya iman dan takwa, kita juga harus terus menjaga kerukunan, toleransi, dan persaudaraan di tengah keberagaman,” pesannya.
Bupati juga mengajak seluruh masyarakat menjaga kebersamaan demi mewujudkan Kabupaten Malinau yang damai, mandiri, dan sejahtera melalui program lima inovasi daerah.
Diakhir sambutannya, Bupati Wempi berharap seluruh jamaah Masjid Nurul Iman dapat menjalankan ibadah puasa dengan penuh keikhlasan hingga meraih hari kemenangan.
“Selamat menjalankan ibadah puasa. Semoga kita semua dipertemukan dengan hari kemenangan dalam keadaan sehat dan penuh berkah,” tutupnya.
recent news
Puluhan Massa Datangi Polres Tana Tidung, Tuntut Keadilan Kasus Dugaan Pengeroyokan
Perwakilan keluarga berpendapat bahwa hal tersebut berpotensi menimbulkan persoalan hukum
Ketua TP-PKK, Sitti Rujiah Tekankan Alumni STMIK PPKIA Harus Mandiri u0026 Inovatif
Sebanyak 73 peserta yudisium mengikuti kegiatan pembekalan yang digelar oleh Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer STMIK PPKIA Tarakanita Rahmawati Kota Tarakan
8 Kecamatan di Nunukan Terendam Banjir Kiriman dari Malaysia
Bencana banjir melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara
Pemprov Perketat Pengawasan, Cek Point Ternak Mulai Beroperasi 2 Maret
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kalimantan Utara (Kaltara) mulai memfungsikan cek point pengawasan lalu lintas ternak pada 2 Maret 2026.