Halokaltara

Dua Pasien Sembuh, Empat Positif Baru di Kaltara

JURU bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kaltara, Agust Suwandy menggelar konferensi pers, Rabu (15/4).

TANJUNG SELOR – Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kaltara telah menerima 10 dari 84 spesimen yang dikirim ke Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Surabaya. Hasil tersebut diterima pada Rabu (15/4) pagi.

Menurut juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kaltara, Agust Suwandy, 10 spesimen yang diterima, 5 dikirimkan dari Dinas Kesehatan Bulungan. “Ini adalah mereka yang PDP (pasien dalam pengawasan) di rumah sakit (RSD dr. Soemarno Sosroatmodjo) Tanjung Selor,” ujarnya.

Dari 5 spesimen PDP Bulungan itu, dia menyatakan 3 di antaranya negatif Corona. Yakni, 1 PDP rujukan dari Malinau yang dilakukan operasi caesar di RSD dr. Soemarno Sosroatmodjo, dan telah melahirkan beberapa hari lalu. Setelah diambil specimen swab dari PDP tersebut, termasuk anaknya, keluar hasil dinyatakan negatif.

Sedangkan satu orang lainnya yang dinyatakan negatif, yakni positif 01 yang telah dirawat beberapa hari di RSD dr. Soemarno Sosroatmodjo. “Secara klinis dan radiologi memang telah membaik, dapat dinyatakan sembuh dan bisa kembali ke keluarga,” ujar Agust.

Pihaknya juga menerima 2 kasus positif baru. Keduanya merupakan PDP yang sudah beberapa hari diisolasi di RSD dr. Soemarno Sosroatmodjo. Yang pertama merupakan seorang pria berusia 41 tahun, dengan riwayat perjalanan pernah mengikuti seminar keagamaan di Malinau pertengahan Maret lalu. Yang kedua, juga seorang pria berusia 27 tahun, dengan riwayat kontak erat kasus positif yang meninggal pada 1 April lalu.

Sedangkan spesimen dari Tarakan yang diterima Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kaltara, 3 di antaranya dinyatakan negatif. Yakni, seorang pria berusia 26 tahun, seorang perempuan berusia 69 tahun, serta perempuan usia 69 tahun yang sebelumnya berstatus positif pertama di Tarakan.

“Setelah diambi (sampel swab) dua kali, dua-duanya dinyatakan negative,” ujarnya.

Dia juga menyatakan bahwa secara umum kondisi positif pertama di Tarakan sudah membaik, dan secara klinis maupun radiologi, kata Agust, sudah sehat sehingga dinyatakan sembuh dan dapat kembali ke keluarganya. Dari Tarakan, pihaknya juga menerima 2 positif baru: satu merupakan pria berusia 48 tahun, dengan riwayat perjalanan dari luar Kaltara, dan satu lagi perempuan berusia 69 tahun yang saat ini masih ditelusuri riwayat perjalanannya. (red)

Leave a Comment